Sarana & Prasarana di Desa Pakong


Assalamu'alaikum Wr.Wb

Alhamdulillah hari ini kita masih diberi kenikmatan dan kemudahan oleh Allah SWT. sehingga bisa bertemu kembali di pakong.blogdesa.com

Desa Pakong sendiri merupakan satu-satunya desa di kecamatan Pakong dengan sarana dan prasarana yang cukup memadai. Saran dan Prasarana ini meliputi pelayanan umum seperti transportasi umum, sekolah, pasar, dan pelayanan umum lainnya. Oleh karena itu, Desa Pakong juga bisa dibilang sebagai pusat kegiatan warga di kecamatan Pakong. Berikut sarana dan prasarana umum yang ada di desa Pakong.

Data Prasarana Kesehatan di Desa Pakong
Jepret Ala Kadarnya
Pasar Pakong
Pasar Pakong berjarak 3 km dari balai desa. Pasar Pakong juga merupakan pusat perekonomian desa Pakong dan pasar ini akan lebih ramai dari biasanya ketika hari selasa.
Jepret Ala Kadarnya
ATM BRI
Desa Pakong menjadi satu-satunya desa di kecamatan Pakong yang sudah tersedia mesin ATM (BRI dan BNI). Letak ATM ini bisa kita temui dengan mudah karena letaknya yang berada di pinggir jalan raya Pakong.

Jepret Ala Kadarnya
Infrastruktur Pemerintahan
Terdapat beberapa instansi pemerintahan yang ada di daerah desa Pakong diantaranya Dinas Pendidikan, BP3K, KUA, dan Koperasi Desa.
Jepret Ala Kadarnya
Rumah Potong Hewan
Rumah Potong yang berfungsi sebagai tempat pemotongan hewan ini terletak tidak jauh dari pasar pakong.
Jepret Ala Kadarnya
Kolam Pemandian Umum

Jepret Ala Kadarnya
Toko Swalayan
Jepret Ala Kadarnya
Masjid
Jepret Ala Kadarnya
Kantor Polisi

Dukungan untuk Pendidikan di Desa Pakong



Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberkahi kita dengan kesehatan dan ilmu yang bermaanfaat untuk sesame makhluk ciptaan-Nya.

Kali ini penulis akan berbincang sedikit seputar pendidikan yang ada di Desa Pakong Kabupaten Pamekasan. Instansi Pendidikan yang terletak di Desa Pakong terbilang cukup lengkap mulai dari pendidikan usia dini, pedidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Pada jenjang pendidikan sekolah dasar terdapat lima sekolah, jenjang sekolah menengah pertama atau sederajat sejumlah dua sekolah, jenjang sekolah menengah atas atau sederajat sejumlah dua termasuk sekolah kejuruan, dan satu perguruan tinggi.

Data Jumlah Sekolah yang ada di Desa Pakong
Jepret Ala Kadarnya
Sekolah Tinggi di Desa Pakong

Beberapa sekolah sudah mengalami pembenahan dan penambahan infrastruktur untuk menunjung kegiatan belajar mengajar seperti yang terjadi di SDN 2 Pakong. Dari segi media pembelajaran SDN 2 Pakong sudah mulai menggunakan slide presentasi selama KBM, sedangkan untuk tata tertib pengajar di SDN 2 Pakong juga sudah menggunakan absensi fingerprint.

Bagaimana perkembangan kognitif anak pada bangku sekolah dasar di desa Pakong? Untuk menjawab pertanyaan ini, penulis bersama anggota tim setiap malam hari melakukan bimbingan belajar khususnya untuk anak-anak dari jenjang pendidikan usia dini dan sekolah dasar. Kegiatan ini juga dilakukan untuk lebih mengenali apa yang dibutuhkan anak-anak dalam proses belajarnya. Hal ini juga dikarenakan dalam pendidikan setiap anak memiliki gaya belajarnya sendiri-sendiri. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, salah satu sekolah di desa Pakong telah memberikan dukungan dan bantuannya berupa buku untuk membantu proses pembimbingan.

Jepret Ala Kadarnya
Bantuan Buku dari Sekolah

Selama kegiatan bimbingan belajar, penulis setidaknya sudah bertemu dengan anak sekolah dasar yang masih mengalami kesulitan belajar mulai dari menghitung, membaca hingga mengenali angka dan huruf. Seumuran dengan pendidikan di sekolah dasar, hal tersebut seharusnya sudah teratasi di jenjang pendidikan usia dini TK ataupun PAUD. Karena hal tersebut, sangat miris rasanya penulis masih menemukan anak di bangku kelas 4 SD belum bisa membedakan angka puluhan, ratusan, dan ribuan bahkan masih kesulitan melakukan penjumlahan sederhana. Alat belajar yang digunakan siswa berupa buku LKS dari sekolah bahkan tidak sebanding dengan tingkat pengetahuan mereka.

Jepret Ala Kadarnya
Bimbingan Belajar


Jepret Ala Kadarnya
Bimbingan Belajar


Penulis dan anggota tim yang lain segenap tenaga berharap dengan adanya kegiatan bimbingan ini bisa membantu meringankan beban dan kesulitan belajar para tunas-tunas bangsa di Desa Pakong. Kami berharap pemerintah setempat bisa lebih memperhatikan masalah ini mengingat kabupaten Pamekasan disebut-sebut sebagai kota pendidikan di Madura.

Sekian postingan kali ini, tetap kunjungi pakong.blogdesa.net dan Wassalamualaikum Wr. Wb...

Serasa Kolam Pribadi di Sumber Taman Pakong

Assalamualaikum Wr.Wb.
Kali ini penulis akan berbincang tentang sebuah tempat yang berfungsi untuk menyegarkan badan, dan refreshing.

Setelah seharian berkeliling ria di Desa Pakong, penulis berinisiatif mencari sebuah tempat untuk mengembalikan semangat sekaligus menyegarkan tubuh. Bertolak dari basecamp tercinta “Balai Desa”, penulis berangkat dengan sepeda motor menuju ke arah timur. Sekian lama berputar-putar dan jam sudah menunjukkan waktu ashar, penulis akhirnya mengunjungi masjid yang kebetulan berada di pinggir jalan. Masjid masih tampak sepi dan hanya terlihat beberapa orang saja sedang duduk-duduk di teras masjid. Pertama penulis mencari tempat wudlunya dengan bertanya kepada orang-orang tadi, dan mereka menunjuk ke arah sebuah tangga di belakang masjid. Setelah penulis hampiri tangga tersebut, Subhanallaah… sungguh keajaiban penulis melihat sebuah tempat pemandian berupa kolam nan jernih. “Ambil widlu disana aja mas, seger” begitu kata orang tadi. Tanpa pikir panjang lagi penulis langsung menuruni tangga dan mencoba berinteraksi dengan makhluk-makhluk yang ada disana mulai dari usia anak-anak di bawah sepuluh tahun hingga remaja. Melihat mereka sedang berenang dan melompat dari ketinggian membuat penulis ingin langsung menceburkan diri, dan benar saja penulis pun langsung mengambil smartphone dari kantong dan mulai memotret semua kegiatan disana. Karena niat awal ke masjid hanya mengambil wudlu dan melaksanakan sholat ashar, penulis pun membatalkan niat untuk melakukan ritual buka baju dan menceburkan diri ke kolam. Alasan lainnya adalah karena penulis tidak manyiapkan pakaian ganti sebelumnya. and so… wudlu aja sudah cukup.

Kolam yang penulis jumpai merupakan hasil dari sumber mata air murni yang berada di Dusun Sumber Taman. Kolam ini diberi nama yang sama dengan daerahnya yaitu Kolam Sumber Taman. Kolam ini di bagi menjadi dua bagian yaitu untuk kaum Adam dan kaum Hawa. Posisinya yang terletak di bawah masjid dan hanya berjarak 20 meter dari badan jalan raya, menjadikan kolam ini agak tersembunyi dari umum. Berdasarkan kesaksian dari masyarakat setempat, kolam sumber taman yang berada di Dusun Sumber Taman Desa Pakong Kabupaten Pamekasan ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Kolam ini juga sudah beberapa kali mengalami proses pembangunan ulang yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Untuk mencapai kolam jernih ini, jika dari arah kota pamekasan tepat di perempatan jalan raya pakong langsung menuju arah timur dan tinggal mengikuti jalan saja hingga sampai di pertigaan pasar Pakong belok ke kanan kemudian ikuti jalan lagi sampai ada masjid di sebelah kiri jalan. Finish…. !!. Enaknya disini temen-temen tinggal nyebur aja, gratis dan tempatnya juga tidak seramai di kolam pemandian umum. Karena itulah nuansa di kolam pribadi benar-benar terasa. Soal kejernihan airnya sudah tidak diragukan lagi karena memang 100 % jernih.

Berikut ini penampakan dari kolam sumber taman. Oke cekidot...

Jepret Ala Kadarnya
Masjid Sumber Taman


Jepret Ala Kadarnya
Kolam untuk laki-laki

Jepret Ala Kadarnya
Kolam Sumber Taman
Sekian dan sampai jumpa di postingan berikutnya… Wassalamualaikum Wr.Wb. 

Ternyata, Surganya Pertanian Madura ada di Desa Pakong

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua, serta segala puji kita panjatkan atas nikmat sejahtera yang telah Dia berikan. Kali ini penulis akan berbicara soal pertanian dan kebetulan juga penulis masih stay di Desa Pakong tercinta dalam rangka Kuliah Kerja Nyata.

Indonesia adalah negara agraris (negara yang maju pertaniannya) dan telah menjadi negara produsen beras ketiga dunia setelah China dan India. Kontribusi Indonesia terhadap produksi beras dunia kira-kira sebesar 8,5 % (51 juta ton). Setelah mengetahui hal tersebut, saya rasa cukup untuk menambah kebanggaan kita sebagai rakyat Indonesia dan sebagai petani. Berbicara soal kebanggaan, Desa Pakong merupakan desa dengan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Dengan wilayahnya yang berada di dataran tinggi, Desa Pakong sangat memungkinkan untuk menjadi lahan pertanian yang baik. Untuk cocok tanam di dataran tinggi seperti desa pakong sedikit berbeda dengan para petani pada umumnya, masyarakat di Desa Pakong juga banyak yang menanam jenis tanaman tunggal pada satu lahan tertentu seperti tanaman singkong, talas, kacang-kacangan, dan tanaman-tanaman lainnya. Hal ini sudah sewajarnya jika banyak sekali jenis tanaman yang bisa ditanam di dataran tinggi dengan suhu udara dan tanah yang sangat mendukung.

Berikut adalah beberapa tanaman pertanian yang biasa ditanam masyarakat di Desa Pakong.

1. Padi


Jepret Ala Kadarnya
Padi

2. Talas


Jepret Ala Kadarnya
Talas

3. Singkong


Jepret Ala Kadarnya
Singkong

4. Kacang Tanah


Jepret Ala Kadarnya
Kacang Tanah

5. Cabai Rawit


Jepret Ala Kadarnya
Cabai Rawit



6. Mentimun


Jepret Ala Kadarnya
Mentimun

Data Ragam Komiditas di Desa Pakong

Begitu ragam jenis tanaman yang terdapat di daerah dataran tinggi Desa Pakong. Sekian untuk hari ini, sampai jumpa di postingan berikutnya. Wassalamualaikum Wr. Wb.

Beginilah Topping Rujak Khas Madura dari Desa Pakong

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Seperti daerah-daerah lain di Indonesia, madura juga memiliki sejumlah kuliner khas daerah. Salah satunya adalah rujak Madura yang sebenarnya hampir menyerupai gado-gado. Rujak madura sendiri memiliki ciri khas dari bumbu dan bahan-bahan yang digunakan dan uniknya hampir setiap daerah di madura menggunakan bahan dan bumbu yang berbeda-beda. Karena itulah, setiap daerah mampu menyajikan rujak Madura dengan cita rasa yang berbeda-beda.

Berikutnya akan kita bahas tentang rujak Madura dari daerah Pamekasan tepatnya di desa Pakong. Kenapa di daerah Pakong?, karena pusat kegiatan penulis saat ini berada di desa Pakong. Rujak dari desa ini bisa terlihat dari penyajiannya yang menggunakan bahan-bahan seperti rumput laut, lontong, kacang panjang, kecambah, bayam, dan keripik tette. Sedangkan untuk bumbu-bumbunya biasanya menggunakan pisang mentah, kacang tanah, cabe rawit, tomat, petis, dan rempah-rempah lainnya. Bedanya rujak ini dengan daerah lain berada di olahan bumbunya dimana bahan dasar yang digunakan adalah petis khas Madura.

Jepret Ala Kadarnya
Topping Rujak Madura
Proses pembuatan rujak sendiri menggunakan cara manual dengan cobek atau diulek. Pembuatannya cukup mudah yaitu pertama semua bumbu dihaluskan terlebih dahulu kemudian semua bahan seperti lontong, bayam, dkk dimasukkan ke dalam bumbu yang sudah halus tadi. Terakhir rujak dikemas menggunakan kertas minyak yang dilapisi daun pisang atau bisa langsung dimakan di TKP menggunakan piring biasa.

Jepret Ala Kadarnya
Pembuatan Rujak

Pertanyaannya, apakah rujak Madura itu termasuk kuliner khas daerah atau hanya sekedar cemilan biasa?
Jawabannya adalah, rujak Madura itu merupakan makanan yang mengenyangkan dan bergizi. Untuk lebih jelasnya bisa dicoba sendiri.

Sekian laporan seputar jajanan dari Desa Pakong Kabupaten Pamekasan, Madura. Nantikan postingan-postingan tentang Desa Pakong berikutnya.... Wassalamualaikum Wr.Wb.

Batu Malangnya Pamekasan di Desa Pakong, katanya !

Desa pakong teletak di sebelah utara Kabupaten Pamekasan dengan sebagian besar wilayahnya merupakan dataran tinggi. Wilayahnya yang merupakan perbukitan mampu menyuguhkan pemandangan yang cukup indah dipandang mata. Salah satunya adalah daerah perbukitan yang terletak di dusun Sumber Bintang. Suhunya yang dingin dan pemandangan yang indah setidaknya hampir sama demgan karakteristik alam di daerah Batu Malang. Ditambah kita juga akan disuguhkan oleh pemandangan indah dari perbukitan di sepanjang perjalanan menuju desa Pakong. Berikut adalah pesona alam di desa Pakong.

1. Persawahan



Persawahan di desa pakong merupakan salah satu pemandangan indah yang tidak akan terlewatkan, karena sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Lahan persawahan ini terletak di daerah dataran tinggi tepatnya di Dusun Sumber Bintang. Keindahan pemandangan semakin bertambah dengan adanya bukit-bukit di sekitar persawahan, sekaligus kita juga bisa melihat sebagian besar wilayah kecamatan Pakong dari atas bukit.


2. Kolam Pemandian Alami


Desa Pakong yang sebagian besar wilayahnya berada di dataran inggi, memiliki beberapa sumber air bersih dan salah satunya berada di Dusun Sumber Taman. Berasal dari sumber air tersebut, masyarakat setempat membangun kolam pemandian yang saat ini di beri nama kolam Sumber Taman. Kolam alami ini sudah mengalami proses rahabilitasi sebanyak dua kali oleh masyarakat setempat. Sebagai tempat pemandian umum, kolam alami ini dibagi menjadi dua bagian yaitu, untuk laki-laki dan untuk perempuan.

Ternyata Begini Cara Membuat Kripik Tette Ala Desa Pakong

     Desa pakong merupakan desa yang berada di dataran tinggi di kabupaten pamekasan dengan sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Salah satu hasil pertanian di desa pakong adalah singkong.

     Beberapa masyarakat desa pakong mengembangkan hasil pertanian khususnya singkong menjadi bahan dasar olahan kripik.  Keripik singkong atau kripik tette dalam bahasa madura sudah menjadi salah satu camilan khas madura.

     Sebut saja Ibu Fadhilah yang merupakan salah satu produsen kripik tette yang mampu memproduksi sebanyak 1000 lembar kripik mentah setiap harinya. Keahlian ini sudah beliau dapatkan sejak turun-temurun sebagai mata pencaharian.


     Pada proses pengolahannya, singkong dari hasil pertanian direbus terlebih dahulu. Kemudian diiris-iris memanjang dan diletakkan di atas batu untuk proses penggepengan. Singkong ditumbuk dengan batu hingga berbentuk lembaran-lembaran. Hasil penggepengan kemudian dijemur hingga kering. Jika tidak mendung, proses penjemuran bisa berlangsung hanya dalam satu hari.



     Secara sederhana, hasil olahan keripik singkong khas madura ini bisa langsung di goreng dan dimakan dengan sambel petis atau kacang.